Rabu, 14 Maret 2012

Proses Hukuman Mati Pancung

Memancung adalah tindakan memisahkan kepala dari badan manusia atau binatang. Biasanya dilakukan dengan kapak, pedang, maupun guillotine. Kata lain dari memancung adalah memenggal dan seseorang yang mengeksekusi disebut Pemancung/ Pemenggal.


Kalimat memancung bisa merujuk kepada sebuah acara/ upacara tertentu, untuk memisahkan kepala dari badan yang telah mati. Pemenggalan kepala ini biasanya untuk sebuah piala, sebuah peringatan, untuk menghilangkan identitas korban, krionik dan alasan lainnya.


Pemenggalan leher sangat fatal akibatnya, dalam hitungan detik ke menit ketika terjadi adanya kematian pada otak tanpa sokongan salah satu anggota tubuh.


Memancung telah digunakan sebagai salah satu bentuk hukuman yang telah dilakukan selama pada masa seribu tahun. Pemancungan dengan menggunakan pedang, kapak, bahkan dengan senjata militer terkadang dianggap sebagai salah satu cara terhormat untuk mati bagi seorang bangsawan, yang beranggapan bahwa sebagai prajurit, sudah seharusnya berharap mati dengan pedang dalam situasi apapun. Di Inggris ada anggapan bahwa pemancungan sebagai hak istimewa para pria terhormat. Pemancungan ini membedakan dari hukuman tidak terhormat (keji) dari membakar seseorang hidup-hidup diatas tumpukan kayu. Pada abad pertengahan di Inggris, sebuah pengkhianatan yang dilakukan oleh bangsawan akan dihukum pancung, bagi para pelaku bangsawan pria, termasuk ksatria, akan digantung, diseret dan ditarik dengan kuda. Untuk pelaku wanita akan dibakar hidup-hidup di atas tumpukan kayu.


Sampai saat ini memancung juga masih eksis di negara Islam. contih seperti Saudi Arabia. di Kota Jeddah terdapat sebuah mesjid. Mesjid Itu dinamakan Mesjid Qishas. Qisas itu arti nya semacam penebusan dosa gtu. Hukuman Mati di mesjid ini biasa nya dilaksanakan setiap haru Jumat setelah solat jumat. ajdi nya ang terhukum di persilahkan dahulu untk mengikuti solat tersebut. dia diberikan shaf terdepan untuk solat. setelah itu dia baru di hukum di mesjdi itu. ketika sang Algojo (mukanya biasa nya di tutup) memenggal kepala nya, para penonton yang ada di situ bukan nya pada histeris ketakutan contoh ya teriak “HIIIIIIIIIIIIIII” tapi malah bertepuk tangan. mengapa? karena ini menandakan hukum islam masih belaku di kota internasional seperti Jeddah.


Ane ada beberapa foto nya. Tapi maaf foto nya ini bukan pemancungan di Saudi, namun di negara Asia Timur makanya rada rada sipit gtu. hahahaa (orang di hukum kok ketawa sih? )








Ketika kepala sang terhukum sudah lepas dari anggota tubuh nya






 


 


 


 


 


 


3 komentar:

  1. wowwwwwwwwwwwwwwwwwww
    takutnya
    serem kali kok
    eeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee
    nangis jadi liatnya
    gimana ya bila kita mati

    BalasHapus
    Balasan
    1. ass,..Hal yang tidak pernah
      terbayankan kini sudah menjadi
      kenyataan dengan keluargaku,,
      untuk (Aki Jaya Perkasa) kami
      ucapkan banyak terimakasih..
      karna berkat bantuannya
      ALHAMDULILLAH.. keluarga kami
      bisa lepas dari hutang
      dan masalah,karna nomor
      “GAIB” untuk pasang togel
      hasil ritual (Aki Jaya Perkasa)
      meman benar2 merubah nasib
      kami hanya sekejap,dan disitulah
      aku berkesempatan
      kumpulkan uang untuk buka
      usaha kembali,karna baik rumah
      sudah disita,,warung makan jg
      sudah bangkrut,,tapi itu
      semua aku masih tetap bertahan
      hidup dengan anak dan suamiku,,
      walau cuma kontrak tapi aku
      tetap bersabar dan akhirnya
      lah yang bisa merubah nasib kami..
      (Aki Jaya Perkasa) orang paling
      bersejarah kepada keluarga saya…!!!
      Kepada teman2 yang di
      lilit hutang dan ingin
      merubah nasib baik dari pada sekaran
      HBG: 0852 4187 8611 Aki Jaya Perkasa
      dengan penuh harapan
      INSYAH ALLAH pasti
      tercapai dan sudah terbukti.KUNJUNGI BLOK AKI JAYA PERKASA

      Hapus
  2. Seharusnya korruptor di indonesia dihukum pancung

    BalasHapus